Langkah tersebut diambil bersamaan dengan serangan udara besar-besaran jet-jet tempur Israel ke berbagai wilayah di Gaza yang telah merenggut nyawa lebih dari 436 warga Palestina, dan melukai lebih dari 2.900 lainnya.
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang berbasis di sGaza, seperti Hamas dan Jihad Islam Palestina, memulai operasi bersandi "Tufan al-Aqsa" (Badai al-Aqsa) pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023.
Operasi ini bertujuan untuk membalas kejahatan-kejahatan rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina dan Masjid al-Aqsa.
Menurut Kementerian Kesehatan rezim Zionis, 1.100 tentara dan pemukim Zionis tewas, dan 2.741 lainnya terluka. 750 Zionis juga dilaporkan hilang. (RA)
342/